blog-indonesia.com

Jumat, 05 Juni 2009

Keteb Jaksa

Kĕtĕb Jaksa 

Si Kabayan senang sekali makan pĕté. Karena itu ia sengaja menanam pohonnya di pekarangannya. Setelah pohon itu besar dan waktunya berbuah, pohon itu tidak juga mau berbuah. Demikian pula pada musim-musim buah selanjutbya. Karena jengkelnya ia berucap: "Awas kalau musim buah berikutnya kamu tidak juga berbuah akan saya tebang dan kayunya akan saya pakai untuk kĕtĕb jaksa" 

Dan pada musim buah berikutnya waktu suatu pagi Si Kabayan menengok pohon pĕténya ia melihat buah pĕténya bergelantungan, banyak dan besar-besar. Rupanya pohon itu takut kayunya dijadikan kĕtĕb jaksa.

 

Kĕtĕb itu adalah papan-papan yang dipakai menutupi mayat di lubang kuburan. Cerita ini saya peroleh jaman penjajahan Belanda dahulu. Jadi berkaitan dengan  jaksa-jaksa pada jaman itu, dan sama sekali tidak berkaitan dengan jaksa-jaksa sekarang.. Orang-orang generasi  jaman penjajahan Belanda ,  yang sekarang masih ada hampir dapat dipastikan mengetahui lulucon ini.

Dahulu (entah sekarang)  dikampung-kampung, kalau ada pohon yang tidak berbuah, batangnya suka dipukul-pukul  atau kulit pohonnya disayat-sayat pakai bedog, sambil berkata-kata: "Kĕtĕb jaksa, kĕ̆tĕb jaksa........" Ada yang daria (sirius) ada juga yang sambil ketawa-ketawa.



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

Rabu, 13 Mei 2009

Keanehan Cahaya dan Warna


Keanehan Cahaya dan Warna

Sungguh ajaib cahaya itu. Ia membantu kita untuk bisa melihat benda-benda yang ada disekeliling kita, akan tetapi ia sendiri tidak dapat kita lihat. Sedang warna adalah suatu paradoks. Ia terdapat didalam cahaya yang bagi mata manusia tidak berwarna. Corak warna yang kita lihat sekitar kita tidak berarti bahwa kita berada dalam lingkungan benda-benda yang berwarna-warni.. Yang sebenarnya terjadi adalah bahwa permukaan benda-benda itu memantulkan kembali sebagian dari cahaya yang mengenainya, dan sebagian lagi ia serap. Jadi bila sebuah buah nampak merah, tiada lain bahwa buah itu memantulkan cahaya merah dan bukan karena ia berwarna merah. Demikian pula dedaunan itu berwarna hijau karena ia memantulkan cahaya hijau dan menyerap warna-warna lainya. Benda-benda yang memantulkan semua warna akan nampak putih dan yang menyerap semua warna akan tampak hitam.

Percobaan klasik untuk menampikan warna-warna yang dimiliki cahaya matahari ialah dengan memangfaatkan sifat cahaya yang mengalami pembiasan bila berjalan dari suatu medium memasuki medium lain, misalnya dari udara ke air atau dari udara ke gelas atau sebaliknya. Pembiasan berbagai warna cahaya itu berbeda. Maka bila seberkas cahaya memasuki sebuah prisma maka yang akan keluar itu berupa warna-warna yang dimiliki cahaya, merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu. Demikian pula bila terjadi "hujan poyan" kita sering melihat pelangi (katumbiri) yang terjadi karena pantulan cahaya oleh bintik-bintik air hujan. (Anak-anak di kampung yang mandi di kolam sering menyembur-nyemburkan air dengan mulutnya ke udara untuk melihat pelangi yang terjadi pada semburan air itu. Pernahkah Anda mengalaminya?).

Alur-alur kecil yang paralel pada disket dapat pula memperlihatkan uraian warna cahaya bila kita lihat dari suatu sudut tertentu atau bila kita sinari cahaya.. Di bawah ini bianglala yang terjadi pada sebuah disket yang disinari dengan scanner. Bagus bukan?

Cahaya menentukan warna benda yang disorotinya. Lampu "neon" mengandung lebih banyak energi sinar biru daripada warna sinar lainnya, sedang sinar matahari mengandung energi yang merata bagi semua warna. Warna benda yang disoroti lampu neon akan tampak berbeda bila berada dibawah sinar matahari, Oleh karena itu ibu-ibu yang memilih kain akan selalu berusaha mengamati warna kain yang akan dibelinya dibawah sorotan sinar matahari. (Geuning mani déngdék-déngdék baé naksirna téh bari diébréh-ébréh).



Pamer gaya dengan skin baru yang keren.
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru sekarang!

Selasa, 05 Mei 2009

Renungan (1)

Renungan 1

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (Al Fatihah 5; 6; 7 )


Petunjuk ke jalan yang lurus : " Sikap terhadap Ibu – Bapa (1) "


1. Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. ( Albaqarah : 215 )

2. Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. ( Al 'Ankabuut : 8 )

Indung tunggul rahayu, bapa tangkal darajat

( ibu tonggak keselamatan , ayah pohon kebahagiaan )



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

Selasa, 21 April 2009

Banceuy dan Andir

Bandung kita

Banceuy dan Andir

Banceuy yang kita kenal adalah nama jalannya, yaitu Jalan Banceuy, yang terletak sebelah Barat dan sejajar sungai Cikapundung dan Jl. Braga. Ia terkenal sebagai tempat peralatan kendaraan bermotor, peralatan listrik dan pompa air, dan juga sangat dikenal sebagai tempat kita mencari peralatan-peralatan bekas yang telah diperbaiki dengan baik. Sebelum itu ia juga terkenal juga dengan bui –nya (rumah tahanan)

Banceuy itu adalah bahasa Sunda jaman baheula yang artinya istal atau kandang kuda beserta tempat orang yang mengurusnya . Siapakah pemilik istal di banceuy pada waktu itu? Ada 2 perkiraan kemungkinan. Pertama kareta dan kudanya itu milik bupati Bandung, mengingat banceuy itu letaknya sebelah utara alun-alun sedang di sebelah selatan alun-alun ada kediaman bupati. Kemungkinan kedua kereta dan kudanya itu untuk kereta pos, yaitu kereta alat perhubungan sepanjang "Groote Postweg", jalan besar yang terbentang dari ujung barat Pulau Jawa sampai ke ujung Jawa Timur (dari Anyer sampai ke Panarukan). Jl. Asia-Afrika yang sekarang di Bandung itu adalah bagian dari Groote Postweg yang dahulu itu.

Jalan ini yang terbentang dari Anyer di Banten, melalui Bandung, Sumedang, Samarang sampai ke Panarukan di Jawa Timur dibuat jaman Gubernur Jendral Herman Wiliams Daendels sekitar tahun 1882 (yang diberi nama Grooie Postweg itu), tujuannya untuk melancarkan roda pemerintahan penjajah yang berada di kota Batavia (Jakarta sekarang) dengan kota-kota lainnya di seluruh Pulau Jawa. Alat penghubung yang digunakan adalah kereta pos yang ditarik kuda. Karena jarak-jarak yang ditempuhnya itu panjang-panjang, maka dibutuhkan beberapa puluh kuda yang dipakimya bergantian pada jarak-jarak tertentu. Maka didirikanlah pos-pos tempat penggantian kuda-kuda itu. Itulah gunanya banceuy. (Mestinya banceuy itu jumlahnya banyak dan tersebar sepamjang jalan besar Grote Postweg itu.)

Kemudian untuk kelancaran dalam perjalanan kereta-kereta pos itu diperlukan jalan-jalan yang mulus. Maka untuk tugas pemeliharaan jalan itu didirikanlah suatu "jabatan" yang disebut andir.

Andir yang ada di Bandung adalah nama daerah di sebelah barat kota Bandung. Ia adalah nama lapangan terbang yang sekarang disebut Bandara Husein Sastranegara. Daerah ini letaknya disisi jalan besar yang menyambung ke Banceuy. Sebagaimana diterangkan tadi di atas, andir ini pada jaman dahulu adalah suatu jabatan yang bertugas mengurus jalan (kalau sekarang barangkali termasuk jawatan P.U.).

Andir memelihara mulusnya jalan dan banceuy tempat penggantian kuda-kuda pos dalam perjalanannya dari kota ke kota.

Itulah banceuy dan andir pada Jaman Baheula. Wallohualam

Akan tetapi ada arti yang lain uintuk andir itu. Ia merupakan bagian dari suatu alat yang namanya pihanean. Alat ini digunakan untuk mengatur merapihkan kanteh yang akan ditenun. Akan tetapi walaupun ada 2 arti untuk andir itu saya tetap cenderung akan makna bahwa nama Andir yang di Bandung itu diambil dari kata yang mempunyai arti pengurus jalan. Semoga benar adanya perkiraan bukan ahli sejarah ini.



Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download Yahoo! Toolbar sekarang .